Rihlah PTK Sekolah Islam Bintang Juara: Belajar Tangguh, Bersyukur, dan Bertumbuh Bersama

By adminbj

Di tengah kesibukan mendampingi tumbuh kembang anak-anak setiap hari, pendidik dan tenaga kependidikan juga membutuhkan ruang untuk berhenti sejenak—merenung, menguatkan diri, dan menata kembali niat. Dari kesadaran inilah Rihlah PTK Sekolah Islam Bintang Juara dilaksanakan pada Januari 2026.

Rihlah bukan sekadar perjalanan wisata. Ia adalah perjalanan makna, tempat guru dan tenaga kependidikan belajar langsung dari alam, kebersamaan, serta pengalaman yang tidak selalu nyaman—namun justru membentuk ketangguhan.

Pada tahun ini, rihlah dilaksanakan terpisah untuk jenjang SD Islam Bintang Juara dan PAUD Islam Bintang Juara, dengan konsep, lokasi, dan pengalaman yang berbeda, namun membawa nilai yang sama: bersyukur, bertumbuh, dan menguatkan peran sebagai pendidik.

Rihlah PTK SD Islam Bintang Juara: Menjadi Tangguh Bersama Alam

Rihlah PTK SD Islam Bintang Juara dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 16–17 Januari 2026, bertempat di Merbabu 360. Perjalanan menuju lokasi ditempuh dengan touring sepeda motor dan mobil, menciptakan suasana kebersamaan sejak langkah pertama.

Perjalanan ini bukan hanya tentang sampai tujuan, tetapi tentang proses saling menjaga, menunggu, dan menguatkan. Di jalan, para guru belajar kembali arti kebersamaan—bahwa dalam perjalanan panjang, tidak ada yang benar-benar berjalan sendiri.

Sesampainya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan camping semalam di alam terbuka. Namun alam menghadirkan tantangannya sendiri. Hujan turun sangat deras, menguji kesiapan fisik, mental, dan kesabaran seluruh peserta.

Alih-alih menjadi keluhan, hujan justru menjadi guru terbaik malam itu. Para pendidik belajar bahwa:

  • tidak semua rencana berjalan sesuai harapan,
  • tidak semua kenyamanan bisa didapat dengan mudah,
  • dan dalam kondisi sulit, selalu ada ruang untuk bersyukur.

Di bawah hujan, dengan jaket basah dan udara dingin, tumbuh kesadaran bahwa nikmat Allah begitu luas, dan ketangguhan lahir justru dari kondisi yang tidak ideal.

Refleksi Diri sebagai Pendidik

    Malam di Merbabu 360 menjadi momen refleksi. Alam yang sunyi, hujan yang terus turun, dan kebersamaan yang hangat membuka ruang perenungan:

    tentang peran sebagai pendidik, tentang keikhlasan, dan tentang kekuatan untuk tetap hadir sepenuh hati bagi anak-anak didik—apa pun kondisinya.

    Rihlah ini mengajarkan bahwa pendidik yang tangguh bukanlah yang selalu berada dalam kondisi nyaman, tetapi yang mampu tetap bersyukur dan berkontribusi dalam situasi apa pun.

    Rihlah PTK PAUD Islam Bintang Juara: Ceria, Kolaboratif, dan Penuh Makna

    Rihlah PTK PAUD Islam Bintang Juara dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, dengan tujuan Yogyakarta. Berbeda dengan konsep camping, rihlah ini dirancang lebih ringan, ceria, dan kolaboratif—selaras dengan karakter pendidik anak usia dini.

    Perjalanan ini mengajak PTK PAUD untuk belajar dari pengalaman langsung, alam, dan proses kreatif.

    Lokasi pertama adalah Desa Wisata Pulesari, dengan kegiatan:

    • Outbound sederhana, melatih kerja sama, komunikasi, dan kepercayaan,
    • Susur sungai, menghadirkan tantangan kecil yang membangun keberanian dan kekompakan.

    Melalui aktivitas ini, peserta diajak merasakan kembali pentingnya kerja tim dan saling dukung, nilai yang juga menjadi fondasi dalam mendampingi anak-anak PAUD sehari-hari.

    Perjalanan dilanjutkan ke Cokelat Monggo, tempat para pendidik melihat langsung proses pembuatan cokelat dari biji hingga menjadi produk yang lezat.

    Dari proses ini, tersirat pesan sederhana namun mendalam:

    bahwa sesuatu yang baik membutuhkan waktu, ketelatenan, dan proses bertahap—sama seperti mendidik anak usia dini.

    Tidak ada hasil instan, tetapi setiap tahapan memiliki makna.

    Rihlah PTK PAUD ditutup dengan saling tukar kado, simbol perhatian, kebersamaan, dan rasa syukur. Bukan nilai hadiah yang utama, tetapi niat berbagi dan kebahagiaan yang tumbuh dari kebersamaan.

    Manfaat Rihlah bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

    Rihlah PTK Sekolah Islam Bintang Juara memberikan banyak manfaat, di antaranya:

    • Refleksi dan penyegaran mental setelah rutinitas mendampingi anak didik
    • Penguatan karakter pendidik: tangguh, sabar, dan bersyukur
    • Meningkatkan kebersamaan dan kekompakan tim
    • Belajar dari alam dan pengalaman nyata, bukan hanya teori
    • Menumbuhkan empati dan kepedulian antar sesama PTK
    • Menguatkan niat dan semangat mengabdi sebagai pendidik

    Penutup: Rihlah sebagai Bekal Membersamai Anak Didik

    Rihlah PTK bukanlah jeda dari tanggung jawab, melainkan bekal untuk kembali menguatkan peran. Dari hujan deras di Merbabu hingga tawa ceria di Pulesari dan Cokelat Monggo, setiap langkah menyimpan pelajaran.

    Sekolah Islam Bintang Juara meyakini bahwa pendidik yang bahagia, reflektif, dan bertumbuh akan lebih siap membersamai kakak shalih-shalihah dengan hati yang tenang dan penuh makna.

    Karena mendidik bukan hanya tentang memberi ilmu, tetapi juga tentang menjadi manusia yang terus belajar dan bersyukur—di mana pun Allah menempatkan kita.***(CM-MRT)

    Leave a Comment