Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Tidak hanya menjadi waktu untuk memperbanyak ibadah secara pribadi, tetapi juga momen untuk menguatkan kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Di Sekolah Islam Bintang Juara, Ramadan bukan hanya dirasakan oleh para siswa, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi guru dan wali murid untuk bersama-sama menghadirkan berbagai kegiatan penuh makna. Dari kajian ilmu, tadarus Al-Qur’an, hingga aksi berbagi kepada sesama, seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Ramadan adalah bulan untuk belajar, berbagi, dan memperbaiki diri.
Daftar Isi
Rangkaian Kegiatan Ramadan di Bintang Juara untuk Guru dan Wali Murid
Melalui program-program yang dilaksanakan selama bulan suci ini, terbangun sinergi indah antara sekolah dan keluarga dalam menebarkan kebaikan.
1. KURMA: Kuliah Ramadan Bersama Ustaz Dzikron
Salah satu kegiatan utama yang menjadi ruh Ramadan di Sekolah Islam Bintang Juara adalah KURMA (Kuliah Ramadan).
Kajian ini menghadirkan Ustaz Dzikron sebagai pemateri yang membimbing para guru untuk mendalami kembali nilai-nilai keilmuan dalam Islam. Pada Ramadan tahun ini, kajian KURMA masih melanjutkan pembahasan dari kitab klasik Ta’limul Muta’alim, sebuah kitab yang sangat populer dalam tradisi pendidikan Islam.
Kitab ini mengajarkan banyak hal tentang adab menuntut ilmu, mulai dari:
- niat yang lurus dalam belajar,
- menghormati guru,
- menjaga akhlak selama proses menuntut ilmu,
- hingga pentingnya kesungguhan dan keberkahan ilmu.
Melalui kajian ini, para guru tidak hanya memperkaya wawasan keilmuan, tetapi juga memperkuat kembali niat mereka sebagai pendidik yang mengajar dengan hati.
Karena pada akhirnya, guru bukan hanya penyampai materi, tetapi juga teladan dalam akhlak dan semangat belajar sepanjang hayat.
2. Tadarus dan Khataman Al-Qur’an
Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Oleh karena itu, kegiatan tadarus dan khataman Al-Qur’an menjadi salah satu program yang dijalankan secara konsisten oleh para guru di Sekolah Islam Bintang Juara.
Setiap guru mendapatkan bagian juz Al-Qur’an yang harus dibaca selama Ramadan. Dengan pembagian ini, proses membaca Al-Qur’an menjadi lebih terstruktur dan seluruh guru dapat berpartisipasi dalam menyelesaikan bacaan Al-Qur’an secara bersama-sama.
Ada suasana yang khas dalam kegiatan ini:
- guru saling mengingatkan jadwal bacaan,
- saling mendoakan,
- dan merasakan kebahagiaan saat berhasil menyelesaikan khataman bersama.
Untuk menandai pencapaian tersebut, kegiatan khataman Al-Qur’an dilakukan secara rutin:
- Guru SD melaksanakan khataman setiap hari Jumat,
- Guru PAUD melaksanakan khataman setiap hari Sabtu.
Yang membuat kegiatan ini semakin istimewa adalah keterlibatan wali murid. Pada pekan ketiga Ramadan, para orang tua juga ikut berpartisipasi dalam tadarus dan khataman Al-Qur’an secara online.
Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Nuzulul Quran, yaitu peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pendidikan Qurani tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga hidup di dalam keluarga.
3. Berbagi Praktik Baik Melalui Kultum Ramadan
Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman baik.
Setiap hari Sabtu, guru-guru PAUD Islam Bintang Juara melaksanakan kegiatan Berbagi Praktik Baik melalui Kultum Ramadan. Dalam kegiatan ini, para guru bergiliran menyampaikan tausiyah singkat yang berisi refleksi, pengalaman mengajar, ataupun pesan-pesan inspiratif tentang kehidupan.
Kultum ini menjadi ruang belajar bersama yang sederhana namun bermakna. Dari kegiatan ini, para guru dapat:
- saling menguatkan,
- berbagi inspirasi,
- serta memperkaya perspektif dalam mendidik anak-anak.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap pengalaman kecil dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi pelajaran berharga jika dibagikan dengan tulus.
4. Berbagi Takjil: Menguatkan Kepedulian Sosial
Ramadan juga identik dengan kegiatan berbagi kepada sesama. Di Sekolah Islam Bintang Juara, semangat ini diwujudkan melalui kegiatan Berbagi Takjil.
Program ini membuka kesempatan bagi siapa saja untuk berdonasi, terutama bagi wali murid yang ingin berpartisipasi dalam kebaikan Ramadan.
Alhamdulillah, antusiasme orang tua sangat luar biasa. Setiap pekannya, selalu ada banyak donasi yang masuk, baik dalam bentuk:
- donasi uang, maupun
- makanan siap saji untuk dibagikan kepada masyarakat.
Para guru kemudian menyalurkan takjil tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan. Momen ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi juga tentang menyebarkan kebahagiaan sederhana di bulan yang penuh berkah.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketika sekolah dan orang tua bekerja bersama, kebaikan dapat menjangkau lebih banyak orang.
5. Berbagi Hadiah Lebaran
Selain berbagi takjil, kegiatan sosial lainnya yang dilaksanakan adalah Berbagi Hadiah Lebaran.
Program ini juga melibatkan wali murid sebagai donatur. Hadiah yang terkumpul kemudian diberikan kepada kakak shalih-shalihah yang yatim serta kepada keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.
Bagi penerima, hadiah tersebut tentu membawa kebahagiaan tersendiri menjelang hari raya. Namun bagi para donatur dan panitia, kegiatan ini juga menghadirkan pelajaran penting tentang empati dan kepedulian sosial.
Ramadan memang mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari apa yang kita miliki, tetapi juga dari apa yang bisa kita bagikan kepada orang lain.
Ramadan sebagai Momentum Kolaborasi Sekolah dan Keluarga
Seluruh rangkaian kegiatan Ramadan di Sekolah Islam Bintang Juara menunjukkan satu hal penting: pendidikan adalah kerja bersama antara sekolah dan keluarga.
Ketika guru dan orang tua berjalan beriringan dalam kebaikan, nilai-nilai yang diajarkan kepada anak-anak menjadi lebih kuat dan bermakna.
Ramadan menjadi momen yang tepat untuk:
- memperkuat spiritualitas,
- mempererat kebersamaan,
- serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam lingkungan sekolah.
Penutup: Semoga Kebaikan Ini Terus Berlanjut
Bulan Ramadan selalu datang setiap tahun, tetapi setiap Ramadan membawa cerita dan pelajaran yang berbeda.
Melalui kegiatan KURMA, tadarus dan khataman Al-Qur’an, berbagi praktik baik, berbagi takjil, hingga berbagi hadiah Lebaran, Sekolah Islam Bintang Juara berusaha menghadirkan Ramadan yang bukan hanya penuh ibadah, tetapi juga penuh makna kebersamaan.
Semoga semangat kebaikan ini tidak berhenti pada Ramadan tahun ini saja, tetapi terus berlanjut pada Ramadan-Ramadan yang akan datang, menguatkan langkah bersama dalam mendidik generasi shalih dan shalihah yang berilmu, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.*** (CM-MRT)