Guru Bercerita: Bu Nawang Mengungkap Peran Litbang di Balik Pendidikan Sekolah Islam Bintang Juara

By adminbj

Di balik sebuah sekolah yang terus berkembang, selalu ada proses belajar yang tidak terlihat. Ada pertanyaan yang terus dicari jawabannya, data yang perlu dipahami, program yang perlu dievaluasi, dan keputusan yang perlu dipikirkan kembali.

Di PAUD & SD Islam Bintang Juara, proses tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menghadirkan pendidikan yang terus relevan dengan kebutuhan anak. Salah satu bagian yang berperan dalam proses itu adalah Penelitian dan Pengembangan (Litbang)—sebuah ruang untuk mengamati, mengkaji, mengevaluasi, dan menerjemahkan temuan menjadi pengembangan nyata di sekolah.

Melalui Guru Bercerita, kali ini kami mengajak Ayah Bunda mengenal lebih dekat Ibu Nawang Wulan, S.Pd., M.Pd., Koordinator Litbang dan Manajemen Mutu Yayasan Dewi Sartika Semarang. Dengan latar belakang S2 Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Negeri Semarang dan pengalaman membersamai perjalanan Bintang Juara selama kurang lebih 2,5 tahun, Bu Nawang berbagi cerita tentang peran Litbang, proses penelitian dan pengembangan pendidikan, hingga visi Bintang Juara sebagai learning organization yang terus belajar dan bertumbuh.

Mari kita simak cerita selengkapnya.

Bu Nawang Mengungkap Peran Litbang Di Balik Sekolah yang Terus Bertumbuh

Setelah mengenal lebih dekat filosofi pendidikan Sekolah Islam Bintang Juara bersama Bunda Vivi Psikolog, kali ini tim media Sekolah Islam Bintang Juara telah mengajukan beberapa pertanyaan kepada Bu Nawang terkait peran litbang pada sekolah ini. Yuk, mari berkenalan lebih dekat dengan Koordinator Litbang dan Manajemen Mutu Yayasan Dewi Sartika Semarang!

Mengenal Lebih Dekat Sosok Bu Nawang Wulan

1. Bisa diperkenalkan nama lengkap, latar belakang, dan amanah Ibu sebagai Koordinator Litbang Yayasan?

Halo Ayah Bunda, saya Nawang Wulan. Berbekal disiplin ilmu S2 Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Negeri Semarang, alhamdulillah saat ini saya diberi amanah sebagai Koordinator Litbang dan Manajemen Mutu Yayasan Dewi Sartika Semarang. Di Litbang, saya bersama tim berusaha memastikan setiap program pendidikan terus bertumbuh berdasarkan data, kajian, dan kebutuhan nyata anak.

2. Sudah berapa lama Ibu membersamai perjalanan Yayasan Dewi Sartika yang menaungi PAUD & SD Islam Bintang Juara?

Saya sudah membersamai perjalanan Bintang Juara selama kurang lebih 2,5 tahun. Selama itu, saya melihat Bintang Juara bukan hanya berkembang sebagai lembaga, tetapi juga terus belajar untuk menjadi tempat tumbuh yang semakin baik bagi anak-anak dan para pendidiknya.

3. Apa yang membuat Ibu tertarik pada dunia penelitian dan pengembangan pendidikan?

Karena saya percaya pendidikan tidak pernah selesai untuk dipelajari. Setiap anak berbeda, zaman terus berubah, dan tantangan pendidikan juga berkembang. Penelitian membantu kita tidak hanya berasumsi, tetapi benar-benar memahami, sementara pengembangan membantu kita menerjemahkan pemahaman itu menjadi perubahan yang nyata.

Mengenal Lebih Dekat Peran Litbang di Sekolah Islam Bintang Juara

4. Sebenarnya, apa makna “Penelitian dan Pengembangan” dalam konteks sebuah yayasan pendidikan?

Bagi saya, Litbang adalah bagian dari budaya belajar sebuah lembaga. Litbang juga bisa disebut sebagai ‘dapur’ inovasi sebuah lembaga. Kami mengamati, bertanya, mencari data, memahami, lalu memperbaiki. Jadi bukan sekadar melakukan penelitian, tetapi memastikan setiap keputusan pendidikan memiliki alasan yang kuat dan berpihak pada kebutuhan anak.

5. Banyak orang mungkin mengira Litbang hanya berkaitan dengan penelitian. Sebenarnya apa saja yang menjadi ruang kerja Litbang di Bintang Juara?

Penelitian hanya salah satu bagiannya. Litbang juga berkaitan dengan evaluasi program, pengembangan kurikulum, pengembangan sistem, kajian kebutuhan, pengembangan inovasi pembelajaran, sampai memastikan program yang berjalan terus dievaluasi dan disempurnakan.

6. Mengapa sebuah lembaga pendidikan perlu terus melakukan penelitian dan pengembangan?

Karena sekolah tidak boleh berhenti belajar. Apa yang berhasil hari ini belum tentu selalu relevan untuk esok. Dengan Litbang, kita belajar untuk terus reflektif, adaptif, dan bertumbuh, tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi fondasi lembaga.

Ragam Penelitian di Lingkup Sekolah Islam Bintang Juara

7. Hal-hal apa yang biasanya menjadi objek kajian atau penelitian Litbang di PAUD & SD Islam Bintang Juara?

Yang kami kaji sangat dekat dengan kehidupan sekolah, misalnya perkembangan dan kebutuhan anak, proses pembelajaran, kesejahteraan guru, efektivitas program, budaya sekolah, hingga kebutuhan orang tua.

8. Bagaimana Litbang mengidentifikasi kebutuhan atau persoalan yang perlu diteliti di sekolah?

Kami berangkat dari fenomena nyata. Bisa dari hasil observasi, evaluasi program, percakapan dengan guru, masukan orang tua, maupun dinamika yang kami lihat pada anak. Dari sana kami mencoba memahami: sebenarnya apa yang sedang terjadi dan apa yang paling membutuhkan perhatian?

9. Seberapa penting data, observasi, dan masukan dari guru maupun orang tua dalam proses penelitian?

Sangat penting. Karena pendidikan itu tentang manusia, maka kita perlu mendengarkan banyak perspektif. Data memberi kita gambaran, observasi memberi konteks, dan suara guru maupun orang tua membantu kita melihat persoalan secara lebih utuh.

10. Bisa diceritakan contoh hasil penelitian atau kajian Litbang yang kemudian memberikan perubahan nyata di sekolah?

Salah satu kebanggaan kami adalah lahirnya ‘Asesmen Diagnostik Holistik untuk Kesiapan Sekolah’. Lewat instrumen ini, kami jadi punya peta yang utuh tentang profil tiap anak sejak hari pertama mereka masuk, sehingga pendampingannya jauh lebih presisi.  

Selain itu, ada juga kajian mengenai kesejahteraan psikologis (psychological wellbeing) guru dan tendik di Bintang Juara sebagai sekolah inklusi untuk memetakan tingkat PWB dan menghasilkan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan tingkat PWB yang pastinya berdampak pada pendampingan peserta didik.

Kajian lainnya juga mengenai literasi keluarga pada orang tua siswa Bintang Juara, dimana temuan pada kajian ini menjadi dasar untuk penyusunan program literasi yang holistik berbasis komunitas dan keluarga. Bagi saya, bagian paling menarik dari penelitian adalah ketika hasilnya tidak berhenti menjadi laporan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak dan guru.

galeri kegiatan Bu Nawang di Sekolah Islam Bintang Juara

Proses Pengembangan Hasil Penelitian di Lingkup Sekolah Islam Bintang Juara

11. Setelah menemukan hasil penelitian atau evaluasi, bagaimana prosesnya sampai sebuah temuan bisa diterjemahkan menjadi program atau perbaikan di sekolah?

Dari data temuan, kami racik menjadi rancangan aksi atau Grand Design. Setelah itu, kami susun modul pelatihannya, siapkan SOP-nya, dan berikan pendampingan intensif agar guru bisa langsung menerapkannya dengan percaya diri di kelas.

12. Bagaimana Litbang memastikan pengembangan program tetap sesuai dengan visi, misi, serta nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits yang menjadi landasan sekolah?

Bagi kami, inovasi tidak berarti meninggalkan nilai. Justru inovasi harus menjadi cara untuk menghidupkan nilai-nilai tersebut dalam konteks zaman yang terus berubah. Jadi setiap pengembangan tetap kami kembalikan pada visi, misi, serta nilai Al-Qur’an dan Hadits sebagai fondasinya.

13. Bagaimana Litbang melihat keseimbangan antara perkembangan ilmu pendidikan dengan nilai-nilai Islam?

Saya melihat keduanya bukan sesuatu yang harus dipertentangkan. Mendalami ilmu pengetahuan, teknologi, dan melakukan inovasi adalah cara kita men-tadabburi kebesaran Allah. Dalam konteks pendidikan, ilmu membantu kita memahami bagaimana anak belajar dan berkembang, sementara nilai Islam memberi arah tentang untuk apa pendidikan itu dilakukan. Jadi ilmu memberi cara, nilai memberi arah.

Integrasi Litbang di Sekolah Islam Bintang Juara: Dua Jenjang Satu Arah

14. SD dan PAUD memiliki karakteristik perkembangan anak yang berbeda. Bagaimana Litbang memastikan pengembangan di kedua jenjang tetap sesuai kebutuhan masing-masing anak?

Setiap jenjang tentu memiliki kebutuhan dan karakteristik perkembangan yang berbeda. Karena itu, kami tidak menggunakan pendekatan yang sama persis. Kami berusaha memahami siapa anaknya, berada di tahap perkembangan apa, dan kebutuhan belajarnya seperti apa, kemudian menyesuaikan pengembangannya.

15. Apakah ada hasil kajian di PAUD yang kemudian menjadi pertimbangan dalam pengembangan SD, atau sebaliknya?

Tentu. Justru kami melihat PAUD dan SD sebagai satu perjalanan perkembangan anak. Apa yang kita pelajari di PAUD bisa menjadi pijakan untuk memahami kebutuhan anak ketika masuk SD, begitu pula pengalaman di SD dapat menjadi refleksi untuk memperkuat proses di PAUD. Jadi bukan dua sistem yang terpisah, tetapi dua jenjang yang saling belajar.

Pesan untuk Ayah Bunda

16. Apa yang perlu Ayah Bunda pahami tentang pentingnya sekolah yang mau terus mengevaluasi dan mengembangkan diri?

Sekolah yang baik bukan sekolah yang merasa sudah sempurna, tetapi sekolah yang mau terus belajar dan memperbaiki diri. Jadi ketika sekolah melakukan evaluasi, itu bukan berarti sekolah sedang mengakui kekurangan semata, tetapi menunjukkan bahwa sekolah serius memberikan pendidikan yang lebih baik untuk anak. Ini adalah jaminan nyata dari sekolah bahwa putra-putri Ayah Bunda dididik di lingkungan yang terus mengupayakan versi terbaiknya setiap hari.

17. Bagaimana Ayah Bunda dapat ikut berkontribusi dalam proses penelitian dan pengembangan sekolah?

Komunikasi terbuka adalah kuncinya. Yang paling sederhana adalah mau berbagi pengalaman dan memberikan masukan dengan jujur serta memberikan feedback yang membangun, misal melalui pengisian kuesioner ataupun diskusi.

Cerita Ayah Bunda tentang anak di rumah seringkali memberikan perspektif yang tidak bisa kami dapatkan hanya dari lingkungan sekolah. Selain itu juga dukungan Ayah Bunda dalam menerapkan berbagai program yang sudah disusun sekolah di lingkungan rumah. Jadi kolaborasi sekolah dan keluarga sangat penting.

Visi Bu Nawang ke Depan untuk Litbang Sekolah Islam Bintang Juara

18. Menurut Ibu, seperti apa sekolah yang ideal di masa depan?

Sekolah ideal bagi saya adalah sekolah yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya. Sekolah yang tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi benar-benar memahami anak, menguatkan karakternya, menjaga fitrahnya, dan membekalinya untuk menghadapi kehidupan.

19. Apa hal yang masih ingin Ibu kembangkan atau lihat berubah di SD & PAUD Islam Bintang Juara dalam beberapa tahun ke depan?

Saya berharap Bintang Juara semakin kuat menjadi learning organization, sebuah lembaga yang terus belajar. Bukan hanya anak yang belajar, tetapi guru, orang tua, dan seluruh sistemnya juga terus berkembang. Saya ingin budaya bertanya, meneliti, merefleksi, dan memperbaiki menjadi bagian dari keseharian kita.

20. Jika harus merangkum peran Litbang dalam satu kalimat, apa yang ingin Ibu sampaikan?

Litbang Yayasan Dewi Sartika: Upaya Bintang Juara Terus Bertumbuh

Pada akhirnya, pendidikan bukanlah sesuatu yang selesai hanya karena sebuah program telah berjalan. Dunia berubah, kebutuhan anak berkembang, dan setiap pengalaman di sekolah selalu membawa hal baru untuk dipelajari.

Karena itu, menjadi sekolah yang baik bukan berarti menjadi sekolah yang merasa telah sempurna. Justru, keberanian untuk bertanya, meneliti, merefleksi, mengevaluasi, dan memperbaiki diri menjadi bagian penting dari perjalanan sebuah lembaga pendidikan.

Seperti yang disampaikan Bu Nawang, Litbang adalah “detak jantung inovasi”—tempat rasa ingin tahu dirawat agar sekolah tidak pernah lelah bertumbuh untuk anak-anak.

Sebab, setiap data yang dipelajari, setiap evaluasi yang dilakukan, dan setiap pengembangan yang dirancang pada akhirnya memiliki tujuan yang sama: menghadirkan pendidikan yang semakin memahami anak, menguatkan potensinya, dan tetap berpijak pada nilai-nilai yang menjadi fondasi sekolah.

Semoga cerita Bu Nawang dalam Guru Bercerita kali ini dapat memberikan sudut pandang baru bagi Ayah Bunda tentang apa yang terjadi di balik proses pendidikan di PAUD & SD Islam Bintang Juara.*** (CM-MRT)

Leave a Comment